Terpopuler
©2018 Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
MUsage: 3.76 Mb - Loading : 0.19572 seconds
Follow SIPBM Email Facebook Google Twitter

Sekarang, Saya Bisa Membaca

Kisah Sukses Selasa, 27 Oct 2015 11:22:50 - dibaca 3734 kali

43Syahwa_ATS.jpg 
Syahwa, begitulah namanya. Gadis berusia 13 tahun yang tidak seberuntung kawan sebayanya. Di usianya kini, gadis berkulit gelap itu masih duduk di bangku kelas 5, SDN Inpres Lomba-lombang, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat. Padahal, teman-teman seangkatannya telah berada di kelas 1 SMP.


Situasi ini terjadi akibat pada tahun 2011 lalu, Syahwa, harus berhenti bersekolah di kelas 3 SD. Dirinya mengorbankan kesempatannya bersekolah guna membantu sang Ibu, Husna (40 tahun), berjualan ikan hasil tangkapan sang ayah, Mahmud (45 tahun). Meski tak banyak hasil jualan yang diperolehnya, akibat sang ayah hanya memiliki perahu kecil berukuran 50 cm x 3 meter, tak membuat Syahwa berkecil hati. Saban hari, Syahwa berkeliling dari rumah ke rumah menawarkan ikan.

Jika hari pasaran tiba, Syahwa dan ibunya menjual ikan di pasar.”Makanya saya tidak ada waktu untuk sekolah,” jelas Syahwa, anak kedua dari empat bersaudara. Bukan hanya karena bekerja, jarak sekolahnya yang terbilang tak dekat membuat Syahwa tak nyaman bersekolah. Saban hari, Syahwa menempuh perjalanan sekitar 400 meter dan melewati sebuah jembatan rusak untuk sampai ke sekolah. Apalagi, rumah Syahwa terletak di sekitar pantai Lombang-lombang. Banyak anak di tempat ini yang berhenti bersekolah untuk membantu orang tuanya yang bekerja sebagai nelayan.

Kendati Syahwa bukanlah murid dengan prestasi akademik yang memadai di sekolahnya, namun hilangnya kesempatan bersekolah akibat bekerja membantu orang tua, membuat dirinya kehilangan kepercayaan diri. “Saya cemburu melihat teman-teman saya ke sekolah. Saya mau sekolah,” katanya sambil tertunduk. Menurut Husna, ketika berhenti bersekolah, Syahwa belum bisa membaca. Namun dirinya bersyukur, sejak Syahwa kembali bersekolah pada pertengahan tahun 2014 lalu, Syahwa yang sebentar lagi akan naik ke kelas 6 SD, telah dapat membaca dengan lancar. “Saya bersyukur, sekarang anak saya sudah lancar membaca,” jelas Ibu Syahwa, wanita yang mengaku buta huruf karena tak pernah mengeyam pendidikan, ketika dijumpai di Kantor Camat Kalukku, 15 Juni 2015.

Akhirnya, atas inisiasi dari Gusti, salah seorang anggota Babinkamtibmas Polsek Kalukku, Mamuju, melalui gerakan kembali bersekolah (GKB), serta dukungan dari pihak SDN Inpres Lombang-Lombang, Syahwa dapat kembali bersekolah. Kendati tidak bisa mengikuti kawan sebayanya yang telah bersekolah di SMP, namun Syahwa tetap saja bersyukur.

Pada awal-awal kembali bersekolah, Syahwa masih membantu orang tuanya berjualan ikan. Kegiatan itu dilakukannya setelah pulang dari sekolah. Namun, kini, karena sang ibu tak lagi berjualan ikan, maka Syahwa dapat fokus untuk bersekolah. Jika tak ada aral melintang, tahun depan Syahwa akan menjejakkan kakinya di SMP. Tapi, kondisi ekonomi orang tua yang tak mendukung membuat Syahwa rentan tak melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.

 

Tag : #anak tidak sekolah
Bacaan Lainnya
Senin, 25 Dec 2017 16:19:14
Ayo Dukung Gerakan Kembali Ke Sekolah

"Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir sendiri memprediksi, 70 persen dari keluaran SMA/SMK nantinya akan...

Senin, 25 Dec 2017 16:14:34
Mendikbud Canangkan Gerakan Kembali ke Sekolah

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bersama Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola...

Tentang SIPBM
Manfaat SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:39:24

Tujuan SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:36:56

Konsep Dasar SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:31:08

Kisah Sukses
Setelah Tiga Tahun, Ernia Akhirnya Rindu Bermain
On 14 Des 2011 at 10:45 WIB  Liputan6.com, Polewali Mandar: Masih ingat Hernia, gadis berusia 13 tahun yang merawat dan membesarkan empat adiknya seorang diri. Setelah tiga tahun lebih menghabiskan masa kecilnya dengan mengurus adik-adiknya layaknya orang tua, Ernia kini mulai merindukan masa-masa bermain layaknya anak-anak seusianya dan bebas...
Informasi Terbaru