Terbaru
Data SIPBM Telah Divalidasi
Telah dibaca 12413 kali
Kecamatan Sampaga Dinobatkan Jadi...
Telah dibaca 13197 kali
UNICEF: Mamuju Bisa Jadi Inspirasi...
Telah dibaca 7287 kali
Wali Kota Banda Aceh belajar ke Mamuju
Telah dibaca 13804 kali
Kota Banda Aceh Adopsi SIPBM Mamuju
Telah dibaca 9312 kali
UNICEF Anggap Mamuju Kabupaten yang...
Telah dibaca 15071 kali
Pemkab Mamuju Mantapkan SIPBM
Telah dibaca 10011 kali
Terpopuler
©2018 Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
MUsage: 3.76 Mb - Loading : 0.31907 seconds
Follow SIPBM Email Facebook Google Twitter

Setelah Tiga Tahun, Ernia Akhirnya Rindu Bermain

Kisah Sukses Rabu, 28 Oct 2015 14:04:09 - dibaca 8959 kali
27sipbm-Photo1.jpg

 
Liputan6.com, Polewali Mandar: Masih ingat Hernia, gadis berusia 13 tahun yang merawat dan membesarkan empat adiknya seorang diri. Setelah tiga tahun lebih menghabiskan masa kecilnya dengan mengurus adik-adiknya layaknya orang tua, Ernia kini mulai merindukan masa-masa bermain layaknya anak-anak seusianya dan bebas dari pekerjaan rutin yang membosankan.

Bagaimana tidak. Setiap hari sebelum berangkat sekolah, Ernia harus bangun pukul 05.00 WITA untuk mengurus keperluan adiknya seperti sarapan, mencuci piring, memasak, dan mencuci pakaian. Jika waktu mepet, Ernia menangguhkan sebagian pekerjaannya dan memilih berangkat ke sekolah agar tidak ketinggalan mata pelajaran.

Ernia baru melanjutkan pekerjaan seperti mencuci piring dan mencuci pakaian setelah pulang sekolah. Sebelum waktu magrib tiba, Ernia sudah harus bergelut di dapur untuk menyiapkan makan malam untuk adik-adiknya. Meskipun kerap makan nasi tanpa lauk, tidak satu pun adiknya yang pernah memprotes apa yang disuguhkan.

Adik-adik Ernia seolah mengerti dengan kondisi kehidupan keluarga kecilnya. Asri dan Asrul, yang kini duduk di bangku kelas empat dan dua kerap harus bekerja mengumpulkan batu di sungai untuk dijual. Hasil jerih payah adik-adiknya yang tidak lebih dari Rp 10 ribu tiap hari, diserahkan kepada Ernia untuk biaya dapur keluarga kecil mereka.

Pekerjaan Ernia kini memang relatif lebih ringan. Ernia kini tak lagi menjadi buruh cuci piring di warung untuk menafkahi empat adiknya. Selain kemurahan para tetangga yang kerap mengulurkan tangan, sejumlah donatur menyatakan sudah berjanji akan menjamin kebutuhan hidup keluarga kecil Ernia seperti menyedaikan beras tiap bulan.

Ernia dan dua adiknya asri dan asrul yang sempat putus sekolah kini sudah bisa bersekolah kembali berkat bantuan dan prakarsa sejumlah pihak yang bersimpati. Sejumlah dermawan usai menyaksikan tayangan SCTV langsung mengirimkan bantuan dana untuk meringankan Ernia dan adik-adiknya salah satunya dari daerah Yogyakarta.

Ernia memang punya rekening pribadi yang dibukakan oleh sejumlah aktivis peduli anak. Sayangnya Ernia yang tidak biasa berurusan dengan bank mengaku malu dan tak tahu menahu bagiamana cara mencairkan dananya di bank. Meski kesulitan biaya hidup untuk makan bersama adik-adiknya, dana sebesar Rp 1,3 juta di rekeningnya tidak pernah ditarik.(JUM)

sumber : http://news.liputan6.com/read/367373/setelah-tiga-tahun-ernia-akhirnya-rindu-bermain

 

Tag : #Kembali kesekolah #Polman #UNICEF
Bacaan Lainnya
Minggu, 25 Dec 2016 17:03:08
Manfaatkan Data SIPBM, Masyarakat Susun Rencana Aksi Desa

MamujuPos.com, Mamuju – Tim Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) Kabupaten Mamuju telah...

Minggu, 25 Dec 2016 16:49:59
Hapisa : Ciptakan Lingkungan Sekolah Yang Nyaman

Foto kedua dari kanan Hapisa Ayyub saat mengahdiri lokakarya di Kantor Bupati Mamuju Mamuju, Katinting.com...

Tentang SIPBM
Manfaat SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:39:24

Tujuan SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:36:56

Konsep Dasar SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:31:08

Kisah Sukses
Setelah Tiga Tahun, Ernia Akhirnya Rindu Bermain
On 14 Des 2011 at 10:45 WIB  Liputan6.com, Polewali Mandar: Masih ingat Hernia, gadis berusia 13 tahun yang merawat dan membesarkan empat adiknya seorang diri. Setelah tiga tahun lebih menghabiskan masa kecilnya dengan mengurus adik-adiknya layaknya orang tua, Ernia kini mulai merindukan masa-masa bermain layaknya anak-anak seusianya dan bebas...
Informasi Terbaru