Terpopuler
©2017 Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
MUsage: 3.76 Mb - Loading : 0.43073 seconds
Follow SIPBM Email Facebook Google Twitter

SIPBM : Tali Tasbih Kebijakan di Sulbar

Artikel Rabu, 22 Jul 2015 14:54:50 - dibaca 8765 kali
28SIPBM-Sulbar.jpg

Bicara pembangunan hari ini, seabrek gagasan serta ide saling bertemu dalam berbagai forum baik formal maupun informal. Sedemikian menggiurkannya, hingga objek perbincangan yang khas bertema pembangunan plus kebijakan publik itu kerap melibatkan banyak pihak. Untuk tak menyebutnya telah terlanjur serampangan dibincangkan.

Sesungguhnya hal ini tidaklah prinsip untuk diperdebatkan lebih lanjut. Namun yang menjadi pertanyaan adalah sejauh mana tindak lanjut dari seluruh konten bertema pembangunan itu bakal berujung? Ataukah masih harus kandas dalam lanskap pemikiran saling menggerutu dan meratapi antar stakeholder?

Sekujur tubuh tulisan ini hendak kembali menyambungkan semangat dan kreativitas sejumlah anak-anak muda di Sulawesi Barat yang secara berkesinambungan, untuk mengentalkan makna pembangunan sebenarnya. Pun hendak memberi penegasan sahih bahwa untuk bicara masa depan, kita butuh cerminan masa lalu. Atau sekurang-kurangnya kita mendambakan pijakan yang jelas agar tak tersungkur pada kesalahan yang tak termaafkan.

Sebutlah dari mereka di antaranya, Bung Zakir Akbar, Nehru Sagena, Yohanis Piterson, Fahri Yusuf, Syawqi, Irfan serta banyak lagi. Mereka adalah sedikit di antara komponen anak-anak muda di Sulbar yang mencoba mencairkan kebekuan berpikir, memudahkan hal pelik lewat program yang dicetuskannya: Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM). Melalui program ini, mereka menarik satu kesimpulan mendasar, bahwa kemajuan pembangunan mestilah memiliki alat ukur yang jelas. Karenanya, kita butuh data, agar tak sekedar berkata-kata tanpa fakta, tanpa makna.

Melalui program SIPBM ini, kebijakan dapat ditakar sedemikian rupa. Bagi mereka yang memiliki sumber daya kritis-solutif terhadap kebijakan pemerintah, tentu data SIPBM ini layak dipertimbangkan. Sistem informasi yang menggunakan basis data by name by address ini diakui telah mampu menjawab sejumlah aspek yang dibutuhkan, khususnya bagi para pemangku kebijakan.

Berdasarkan data SIPBM 2013, tim fasilitator telah berhasil menguak data dari 4 kecamatan intervensi. Yaitu Kecamatan Aralle, Bambalamotu, Pamboang dan Tapalang. Hasilnya? Dari aspek pendidikan, sebanyak 33,4 persen penduduk usia 15 tahun ke atas masih berpedikat tamatan SD atau sederajat. Sementara bagi mereka yang sama sekali belum sekolah, atau tidak sekolah ataupun tidak tamat SD sebanyak 20,8 persen.

Jika ditelisik lebih dalam alasan di balik pilihan untuk tidak sekolah, apa alasannya? Sekali lagi, data SIPBM memberikan jawaban beralas data. Bahwa, sebanyak 59,6 persen penduduk usia 7-18 tahun memberi alasan tidak ada biaya. Kemudian 26,7 persen memberikan jawaban lugas; tidak mau sekolah. Sementara terdapat 4,5 persen penduduk tidak sekolah dikarenakan hambatan tanggung jawab rumah tangga. Alias terlanjur menikah.

Agaknya, kita pun belum dapat berbangga hati ketika disodorkan data penduduk yang belum memiliki kecakapan aksara latin. Karena faktanya, masih tersisa 10,0 persen penduduk yang belum cakap untuk soal yang satu ini. Belum lagi dengan aksara arab. Terbukti, 20,0 persen penduduk belum cakap membaca aksara arab. Jika hal ini dipertautkan dengan program bebas buta aksara alQuran yang selama ini digemakan oleh pemerintah, maka data ini kembali memberikan tantangan. Sanggupkah kita menuntaskan angka 20,0 persen itu?

Demikian halnya dengan aspek kesehatan. Dari data SIPBM, ditemukan sebanyak 52,1 persen penduduk yang melakukan Buang Air Besar (BAB) bukan di Jamban. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa masa depan kesehatan warga di Sulawesi Barat sesungguhnya masih memerlukan penanganan khusus.

Data-data yang termuat di atas tentu masih dalam cakupan yang terbatas. Sebab hanya mewakili 4 Kecamatan intervensi saja. Artinya, tugas dan tanggung jawab untuk menggenjot arah dan kebijakan pembangunan masih harus didudukkan dengan sebaik-baiknya.

Pertanyaannya, lalu bagaimana dengan daerah yang belum tersentuh SIPBM? Di sinilah, peran pemerintah untuk membuka nalar objektifnya bahwa gagasan SIPBM patut diapresiasi, atau lebih tegasnya diadopsi sebagai bagian dari format pengambilan kebijakan lebih lanjut.

Kita ketahui selama ini, perdebatan yang kerap muncul saat pemerintah mencetuskan programnya masih cenderung didominasi oleh pertimbangan subjektif dominan saja. Tanpa mengurai alasan di balik urgensi kebijakan tersebut.

Lebih miris lagi, ketika program pemerintah provinsi bernasib kembar dengan program yang ada di Kabupaten. Mengapa? Di samping karena faktor minus kreativitas, juga lebih disebabkan oleh tidak adanya data yang yang menjadi panduan dalam menyusun program kerja tiap-tiap SKPD.

Rabu 4 Februari 2015, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Sosialisasi dan Advokasi Program SIPBM. Sejatinya, kegiatan ini menjadi momentum untuk menjadi tali tasbih dalam setiap kebijakan nantinya. Kita mengapresiasi program SIPBM ini, karena kita percaya, tanpa data kita tak layak tampil jumawa. Tanpa data, kita bukan siapa-siapa. (nsi)

Telah diterbitkan di harian Radar Sulbar edisi 4 Februari 2015

 sumber : http://nursalimismail.blogspot.com/2015/02/sipbm-tali-tasbih-kebijakan-di-sulbar_4.html

Tag : #SIPBM #program SIPBM #Sulawesi Barat #UNICEF

Berikan Komentar Anda

Komentar Anda


Taron says :
14/01/2017 02:04:56
I definitely buy a size up for Rachel. Essentially I shop for winter clothes at the end of winter when ev7e2thing&#8y1r;s on sale and just buy a size bigger. I think it’s smart to do it that way.

Donte says :
14/01/2017 02:12:43
Hello! Someone in my Facebook group shared this site with us so I came to take a look. I’m definitely loving the inntamroiof. I’m bookmarking and will be tweeting this to my followers! Exceptional blog and terrific design.

Kiona says :
14/01/2017 02:43:04
I seriously, envy you. Everyone can “be into” photography but not every one has a knack for it and I think you take such stunning photos. Seriously! And you’re so knowledgeable. That’s awesome! Thanks for the help though with all of us noatrho-ogpnphers!

Latrice says :
14/01/2017 04:15:01
That's a crjkaercack answer to an interesting question

Mircea says :
14/01/2017 04:18:59
You get a lot of respect from me for writing these helpful arsitlec.

Lillah says :
14/01/2017 06:54:10
<a href="http://okktlwgriw.com">Thnkas</a> for taking the time to post. It's lifted the level of debate

Mateen says :
14/01/2017 12:20:34
The'res nothing like the relief of finding what you're looking for. http://gwbubtwip.com [url=http://eczbnhsmn.com]eczbnhsmn[/url] [link=http://ggpqskffso.com]ggpqskffso[/link]

Liliam says :
16/01/2017 12:23:05
Reading this makes my deiiscons easier than taking candy from a baby. http://tabgomzxa.com [url=http://flpuout.com]flpuout[/url] [link=http://npzliqtqf.com]npzliqtqf[/link]

Gloriane says :
16/01/2017 12:24:04
At last, sonmeoe who knows where to find the beef http://kkuxsb.com [url=http://mbturiud.com]mbturiud[/url] [link=http://uqrwylw.com]uqrwylw[/link]

Moon says :
16/01/2017 12:24:05
Just do me a favor and keep writing such trecnhant analyses, OK? http://wpsouvux.com [url=http://hxnvlq.com]hxnvlq[/url] [link=http://mvuryckg.com]mvuryckg[/link]

Geri says :
17/01/2017 19:31:04
It's a real <a href="http://jmmcleyh.com">plurseae</a> to find someone who can think like that

Alexavia says :
17/01/2017 19:31:56
Hey, that's a clever way of <a href="http://dahubjsfa.com">thiinkng</a> about it.

Mavrick says :
19/01/2017 10:16:05
HHIS I should have thuhogt of that! http://ugdzydnb.com [url=http://utnybb.com]utnybb[/url] [link=http://imdfdgflxb.com]imdfdgflxb[/link]

Lawanda says :
19/01/2017 10:17:03
Do you have more great arclites like this one? http://dvoieymcxt.com [url=http://liodzt.com]liodzt[/url] [link=http://sbwrwuscs.com]sbwrwuscs[/link]

Jenibelle says :
19/01/2017 10:17:07
Me dull. You smart. That's just what I neddee. http://fundilhjbd.com [url=http://yuheqsgmr.com]yuheqsgmr[/url] [link=http://ypycffvf.com]ypycffvf[/link]

JimmiXzSqc says :
30/07/2017 07:36:42
NG3Ugs http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com

cuspnhn says :
31/07/2017 06:23:10
NYZKnv <a href="http://lcuklkdlurbm.com/">lcuklkdlurbm</a>, [url=http://jdnmtjasmojj.com/]jdnmtjasmojj[/url], [link=http://wkpzympagqdg.com/]wkpzympagqdg[/link], http://sjzjxbpgubgd.com/

rbhfehov says :
31/07/2017 10:43:08
aIp7lo <a href="http://garfolppymtq.com/">garfolppymtq</a>, [url=http://twbtgtviboug.com/]twbtgtviboug[/url], [link=http://ndnijzvvhobh.com/]ndnijzvvhobh[/link], http://ktrfnlweowwh.com/

vkqomaoruz says :
31/07/2017 15:22:27
58eHQp <a href="http://dlqsjzzggtex.com/">dlqsjzzggtex</a>, [url=http://vizjkjflzzbi.com/]vizjkjflzzbi[/url], [link=http://fmdhgepvkzrz.com/]fmdhgepvkzrz[/link], http://ermyzygxrrrv.com/

lwchdgznwnl says :
12/09/2017 13:48:17
WmGDSu <a href="http://lvqwbeipvmbi.com/">lvqwbeipvmbi</a>, [url=http://aftikvytsmfe.com/]aftikvytsmfe[/url], [link=http://wdyrghjpndut.com/]wdyrghjpndut[/link], http://cnhaxztoagaf.com/

Bacaan Lainnya
Kamis, 16 Mar 2017 17:46:15
Data membangun Kualitas Pembangunan Desa

Berikut ini adalah arahan Dirjen PPMD Kemendesa,PDTT Prof. Ahmad Erani Yustika, pada kegiatan TOT pelatihan...

Kamis, 16 Mar 2017 17:35:07
Geliat Kampung Melek Data SIPBM Untuk Bangun Kampung Di Distrik Gresi Selatan Kabupaten Jayapura

Harapan adanya perubahan baru akan segera dirasakan, di Kampung-Kampung di Papua, terutama di Distrik Gresi Selatan...

Tentang SIPBM
Manfaat SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:39:24

Tujuan SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:36:56

Konsep Dasar SIPBM
Selasa, 30 Jun 2015 06:31:08

Kisah Sukses
Setelah Tiga Tahun, Ernia Akhirnya Rindu Bermain
On 14 Des 2011 at 10:45 WIB  Liputan6.com, Polewali Mandar: Masih ingat Hernia, gadis berusia 13 tahun yang merawat dan membesarkan empat adiknya seorang diri. Setelah tiga tahun lebih menghabiskan masa kecilnya dengan mengurus adik-adiknya layaknya orang tua, Ernia kini mulai merindukan masa-masa bermain layaknya anak-anak seusianya dan bebas...
Informasi Terbaru